KISAH ORANG KAYA RAYA DAN KAUS KAKI YG ROBEK,
KISAH ORANG KAYA RAYA DAN KAUS KAKI YG ROBEK,
Al-Kisah..
Seorang kaya raya, sedang sakit parah. Menjelang ajal menjemput, di kumpulkanlah anak-anak tercintanya yang semua masih remaja. Lalu dia berwasiat:
"Anak-anakku, jika abah sudah dipanggil yang Maha Kuasa, ada permintaan abah kepada kalian. Tolong di pakaikan kaos kaki kesayangan abah ini yaa?
Walaupun kaos kaki ini sudah robek, abah ingin pakai barang kesayangan abah. Dimana semasa abah sakit kaos kaki ini yang selalu menghangatkan kaki abah saat abah kedinginginan.
Maka abah minta kenangan bersama kaos kaki itu abah bawa sampai abah dikubur nanti.
"Singkat cerita akhirnya sang Abah meninggal. Saat mengurus jenazah dan saat mengkafani, anak anaknya minta kepada pengurus janazah untuk memakaikan kaos kaki yang robek itu sesuai wasiat abahnya. Akan tetapi para pengurus menolaknya
"Maaf! Secara syariat hanya 2 lembar kain putih saja yang di perbolehkan dipakaikan kepada mayat!"
Terjadi diskusi panas antara anak anak almarhum dengan para pengurus janazah yang tak lain adalah jajaran para asatidz. Karena tidak ada titik temu dipanggilah seorang sepuh dari keluarga tersebut sekaligus notaris sang abah.
Beliau menyampaikan: "Sebelum meninggal, abah kalian menitipkan surat wasiat. Ayo kita buka ber-sama sama siapa tahu ada petunjuk...
"Maka dibukalah surat wasiat alm yang kaya raya tsb buat anak anaknya yang di titipkan kepada si Notaris.
Inilah bunyinya :
"Anak-anakku tercinta...Pasti sekarang kalian sedang bingung, karena dilarang memakaikan kaos kaki robek kepada mayat abah.
Lihatlah anak anakku!
Padahal abah punya banyak harta, uang berlimpah, beberapa mobil mewah, tanah dan sawah dimana mana, rumah mewah nan megah. Tetapi semua itu tidak ada artinya ketika kita sudah mati. Bahkan kaos kaki robek saja tidak boleh dibawa mati. Begitu tidak berartinya dunia bagi kita, kecuali amal ibadah dan sedekah kita yang ikhlas.
Anak anakku! Inilah yang ingin abah sampaikan agar kalian tidak tertipu dengan dunia yang sementara ini. Salam sayang dari Abah untuk kalian semua.
Abah ingin kalian menjadikan dunia ini sebagai jalan menuju Allah.
`Semoga ada pembelajaran yang berarti dari kisah ini untuk kita semua.

Seorang kaya raya, sedang sakit parah. Menjelang ajal menjemput, di kumpulkanlah anak-anak tercintanya yang semua masih remaja. Lalu dia berwasiat:
"Anak-anakku, jika abah sudah dipanggil yang Maha Kuasa, ada permintaan abah kepada kalian. Tolong di pakaikan kaos kaki kesayangan abah ini yaa?
Walaupun kaos kaki ini sudah robek, abah ingin pakai barang kesayangan abah. Dimana semasa abah sakit kaos kaki ini yang selalu menghangatkan kaki abah saat abah kedinginginan.
Maka abah minta kenangan bersama kaos kaki itu abah bawa sampai abah dikubur nanti.
"Singkat cerita akhirnya sang Abah meninggal. Saat mengurus jenazah dan saat mengkafani, anak anaknya minta kepada pengurus janazah untuk memakaikan kaos kaki yang robek itu sesuai wasiat abahnya. Akan tetapi para pengurus menolaknya
"Maaf! Secara syariat hanya 2 lembar kain putih saja yang di perbolehkan dipakaikan kepada mayat!"
Terjadi diskusi panas antara anak anak almarhum dengan para pengurus janazah yang tak lain adalah jajaran para asatidz. Karena tidak ada titik temu dipanggilah seorang sepuh dari keluarga tersebut sekaligus notaris sang abah.
Beliau menyampaikan: "Sebelum meninggal, abah kalian menitipkan surat wasiat. Ayo kita buka ber-sama sama siapa tahu ada petunjuk...
"Maka dibukalah surat wasiat alm yang kaya raya tsb buat anak anaknya yang di titipkan kepada si Notaris.
Inilah bunyinya :
"Anak-anakku tercinta...Pasti sekarang kalian sedang bingung, karena dilarang memakaikan kaos kaki robek kepada mayat abah.
Lihatlah anak anakku!
Padahal abah punya banyak harta, uang berlimpah, beberapa mobil mewah, tanah dan sawah dimana mana, rumah mewah nan megah. Tetapi semua itu tidak ada artinya ketika kita sudah mati. Bahkan kaos kaki robek saja tidak boleh dibawa mati. Begitu tidak berartinya dunia bagi kita, kecuali amal ibadah dan sedekah kita yang ikhlas.
Anak anakku! Inilah yang ingin abah sampaikan agar kalian tidak tertipu dengan dunia yang sementara ini. Salam sayang dari Abah untuk kalian semua.
Abah ingin kalian menjadikan dunia ini sebagai jalan menuju Allah.
`Semoga ada pembelajaran yang berarti dari kisah ini untuk kita semua.
Comments
Post a Comment